✈✈ 3 Maskapai Terbaik Indonesia
Dinilai Dari
▶Pelayanan
▶Rating
▶Vooting
▶Kualitas SDM
•1.GARUDA INDONESIA AIRLINES
Garuda Indonesia Menjadi AIRLINES Terbaik,Pelayanan & Keamanan Menjadi Prioritas Utama GA,Alhasil Perusahaan Milik Negara ini Manjadi Salah Satu Pemegang The Best 5 Start AIRLINES.
Revitalisasi Armada
Revitalisasi armada Garuda Indonesia bertujuan untuk memperbarui aset lama dan menyesuaikannya dengan standar modern sebagai salah satu dasar untuk terus mengembangkan modal dan memastikan pertumbuhan di industri penerbangan.
Kami tengah melakukan program pengembangan armada melalui penambahan pesawat agar dapat lebih maksimal menangkap peluang pertumbuhan di masing-masing segmen pasar yang dilayani. Pada saat bersamaan, Garuda Indonesia juga akan menyederhanakan dan meremajakan pesawat agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan efisiensi biaya operasi.
Jenis pesawat yang dipakai akan distandardisasi yaitu jenis Boeing B737-800NG dan Bombardier CRJ1000NextGen untuk rute jarak pendek dan regional, Airbus A330-200/300 untuk rute jarak menengah, Boeing B777-300ER untuk rute jarak jauh, dan Airbus A320-200 untuk Citilink.
*Garuda Indonesia saat ini memiliki lebih dari 100 pesawat baru dengan usia 0-5 tahun yang terdiri dari: Boeing 777-300ER, Boeing 737-800NG, Airbus A330-200, Airbus A330-300, CRJ1000 NextGen, dan ATR 72-600. Pada April 2015, rata-rata usia armada kami adalah 5,4 tahun.
•2.SRIWIJAYA AIR ✈
Sriwijaya Air Menjadi Posisi Kedua Setelah GA,Hal ini disebabkan Oleh Maskapai ini sangat dicintai & sangat populer di indonesia,Karna di setiap Pesawat yang dimiliki mempunyai Kesan yang baik bagi Penumpang,Bukan hanya karna itu Dalam Pelayanannya Pun sangat baik.Meskipun Hanya mempunyai sedikit Armada Sriwijaya air sangat laku di pasaran,karna Sriwijaya air Menggunakan tarif rendah ALIAS Murah & sangat dijangkau,Murah & Efisien + Pelayanan yg baik
Sriwijaya Air adalah sebuah maskapai penerbangan di Indonesia. Sriwijaya Air didirikan oleh keluarga Lie (Hendry Lie dan Chandra Lie) dengan Johannes Bundjamin dan Andy Halim. Saat ini Sriwijaya Air adalah Maskapai Penerbangan terbesar ketiga di Indonesia,dan sejak tahun 2007 hingga saat ini tercatat sebagai salah satu Maskapai Penerbangan Nasional yang memiliki standar keamanan kategori 1 di Indonesia.[1]
Bersamaan dengan sebagian besar maskapai penerbangan Indonesia lainnya, Sriwijaya Air (termasuk anak perusahaan Sriwijaya Air, NAM Air) berada dalam daftar maskapai penerbangan yang dilarang di Uni Eropa karena alasan keamanan pada Desember 2014.
Seluruh armada Sriwijaya Air memiliki nama tersendiri yang terletak di bagian depan pesawat (nosename) dengan filosofi yang berbeda. Nama ini diambil dari nama tempat, burung, tanaman, ataupun petikan kata dari ayat di kitab suci. Sebagai contoh adalah "Rajawali", "Gaharu", "Kebersamaan", "Hawila", dan "Serumpun Sebalay".
Chandra menambahkan, kehadiran pesawat baru tersebut membuat total armada Sriwijaya Air Group mencapai 52 armada yang terdiri dari Boeing 737-900ER, B737-800NG, B737-300, dan B737-500.
Rencananya, Sriwijaya Air Group akan kembali menambah jumlah armada guna memenuhi kebutuhan jasa angkutan udara yang terus meningkat. Apabila tidak ada aral melintang, sedikitnya 27 pesawat akan diboyong mulai tahun depan.
“Untuk memperkuat rute penerbangan internasional Sriwijaya Air, termasuk ke Jeddah, kami akan mendatangkan 15 pesawat narrow body baru (pesawat berlorong tunggal) tipe B737-800 atau 900,” ujarnya.
Seperti diketahui, Sriwijaya Air telah membuka rute penerbangan internasional menuju 12 kota di Cina. Rencananya, maskapai akan menambah jumlah kota-kota di Cina sebagai tujuan penerbangan pada tahun depan.
Bahkan, lanjut Chandra, tidak menutup kemungkinan maskapai akan menggunakan pesawat berbadan besar untuk melayani penerbangan ke Cina, terutama kota-kota yang tidak bisa dicapai pesawat berlorong tunggal.
Tak hanya Sriwijaya Air, maskapai lain yang tergabung dalam Sriwijaya Air Group, NAM Air, juga akan mendatangkan 12 pesawat baru ATR 72-600 guna menangkap lebih banyak pangsa pasar penumpang di pelosok daerah.
Apabila tidak ada aral melintang, dua unit ATR akan datang pada Januari-Februari 2017. Lalu, empat pesawat akan didatangkan pada bulan-bulan berikutnya. Sementara enam pesawat sisanya harus menunggu kesiapan dari SDM.
Sekadar informasi, Sriwijaya Air Group merupakan kelompok maskapai dengan jumlah penumpang domestik terbesar ketiga di Indonesia. Sepanjang semester I/2016, maskapai itu berhasil mengangkut 4,95 juta penumpang dengan pangsa pasar 11,71 persen.
Pada saat yang sama, rute penerbangan Sriwijaya Air mencapai 60 destinasi yang terdiri dari rute domestik 43 destinasi dan rute internasional 17 destinasi. Sementara NAM Air memiliki 23 destinasi domestik dan satu destinasi internasional.
•3.LION AIR ✈
LION GRUP Menjadi Best AIRLINES Posisi 3,Perusahaan Ini Sangat Berkembang Pesat,Mulai dari jumlah Armada yg Sngt Banyak,Rute yg Luas. Salah satu Keistimewaan LION Air Adalah Harga Tiketnya Yang sangat Murah dibandingkan semua Maskapai yg ada di Indonesia.Pelayanannya pun Lumayan Baik,Kenapa Hanya 'Lumayan' ? Bukan tanpa sebab,..banyak kejadian Mulai dari Safety,Kecelakaan,Pelayan&Tingkat respon ke Penumpang itu kurang.banyak kasus seperti Perlakuan Pegawai AIRLINES baik di ground maupun office kurang enak di hati Penumpang,Apalagi sering mengalami delay.Akan Tetapi Semakin Kesini LION Air Berubah dengan baik untuk Pelayanan tersebut,Meskipun banyak yg kurang dari LION AIR!! Setiap Penerbangan Selalu Ramai,itu menandakan Masyarakat Hanya Memilih LION Air sebagai Maskapai yg Efisien,Effisien dalam Tarif salah satunya & Jumlah keberangkatan & rute yang banyak.
Lion Air saat ini mengoperasikan pesawat Boeing 737-900ER, Boeing 737-800NG, Boeing 747-400, dan pesawat Airbus A330-300. Untuk mengakomodasi tingginya permintaan transportasi udara, Lion Air memilih pesawat komersial dengan lorong tunggal yang sangat efisien untuk penerbangan domestik dan juga pesawat komersial dengan lorong ganda untuk penerbangan internasional yang mampu menampung banyak penumpang.
Lion Air pertama kali menerima Boeing 737-900ER pada April 2007, pesawat tiba dengan skema cat ganda khusus yang dikombinasikan lambang Lion Air pada vertical stabilizer dan design warna Boeing pada badan pesawat. Pesawat dengan penggunaan bahan bakar efisien ini mampu mengurangi emisi karbon hingga 4% sehingga kemungkinan membawa jejak karbon lebih kecil setiap kali Anda bepergian dengan B737-900ER tersebut. Pesawat perkasa ini bisa terbang sekitar 500 mil diatas laut, sampai dengan 3.200 nm (5,925km) dengan tank AUX. Lion Air merupakan pengguna pertama armada Boeing hybrid di Asia. Lion Air lalu mengambil 15 pengiriman B737-900ER lainnya pada Desember 2008 yang keseluruhan pesawat tersebut dikonfigurasikan pada kelas ekonomi dengan total 215 kursi masing-masing pesawatnya. Dan hingga saat ini Lion Air memiliki 71 unit pesawat Boeing 737-900ER.
Setelah merasakan efisiensi penggunaan bahan bakar pada jenis pesawat Boeing 737-900ER, Lion Air juga mencoba jenis pesawat Boeing 737-800NG yang mulai digunakan sejak tahun 2012. Pesawat Boeing 737-800NG milik Lion Air ini memiliki konfigurasi kelas tunggal dan mampu membawa penumpang sebanyak 189 orang. Hingga saat ini Lion Air memiliki 32 unit pesawat Boeing 737-800NG. Dengan penambahan terbaru dari Boeing 737-800NG pada armada Lion Air, hal tersebut memungkinkan maskapai menawarkan lebih banyak penerbangan non-stop dengan tarif terjangkau ke banyak tujuan.
Selain pesawat berbadan kecil, Lion Air juga memiliki pesawat Boeing 747-400 yang merupakan armada terbesar pertama yang dimiliki oleh Lion Air. Didatangkan pada tahun 2009, pesawat yang juga dikenal sebagai Jumbo Jet ini memiliki empat mesin dan dapat terbang pada kecepatan 0.85 mach atau 909 kilometer per jam dan mampu terbang dengan jarak maksimum 13.570 km sampai 15.000 km. Saat ini Lion Air memiliki 2 unit pesawat Boeing 747-400, dan pesawat ini dapat membawa 506 penumpang.
Armada pesawat berbadan besar terbaru milik Lion Air adalah pesawat Airbus A330-300. Pesawat berbadan besar ini menggunakan mesin Rolls-Royce Trent 700 dan dikonfigurasikan pada kelas tunggal yang dapat membawa penumpang sebanyak 440 orang. Didatangkan pada bulan November 2015, Lion Air memiliki 3 unit pesawat Airbus A330-300.
--------------------------x
Cukup Sekian Highlight yg singkat ini.
Dinilai Dari
▶Pelayanan
▶Rating
▶Vooting
▶Kualitas SDM
•1.GARUDA INDONESIA AIRLINES
Garuda Indonesia Menjadi AIRLINES Terbaik,Pelayanan & Keamanan Menjadi Prioritas Utama GA,Alhasil Perusahaan Milik Negara ini Manjadi Salah Satu Pemegang The Best 5 Start AIRLINES.
Revitalisasi Armada
Revitalisasi armada Garuda Indonesia bertujuan untuk memperbarui aset lama dan menyesuaikannya dengan standar modern sebagai salah satu dasar untuk terus mengembangkan modal dan memastikan pertumbuhan di industri penerbangan.
Kami tengah melakukan program pengembangan armada melalui penambahan pesawat agar dapat lebih maksimal menangkap peluang pertumbuhan di masing-masing segmen pasar yang dilayani. Pada saat bersamaan, Garuda Indonesia juga akan menyederhanakan dan meremajakan pesawat agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan efisiensi biaya operasi.
Jenis pesawat yang dipakai akan distandardisasi yaitu jenis Boeing B737-800NG dan Bombardier CRJ1000NextGen untuk rute jarak pendek dan regional, Airbus A330-200/300 untuk rute jarak menengah, Boeing B777-300ER untuk rute jarak jauh, dan Airbus A320-200 untuk Citilink.
*Garuda Indonesia saat ini memiliki lebih dari 100 pesawat baru dengan usia 0-5 tahun yang terdiri dari: Boeing 777-300ER, Boeing 737-800NG, Airbus A330-200, Airbus A330-300, CRJ1000 NextGen, dan ATR 72-600. Pada April 2015, rata-rata usia armada kami adalah 5,4 tahun.
•2.SRIWIJAYA AIR ✈
Sriwijaya Air Menjadi Posisi Kedua Setelah GA,Hal ini disebabkan Oleh Maskapai ini sangat dicintai & sangat populer di indonesia,Karna di setiap Pesawat yang dimiliki mempunyai Kesan yang baik bagi Penumpang,Bukan hanya karna itu Dalam Pelayanannya Pun sangat baik.Meskipun Hanya mempunyai sedikit Armada Sriwijaya air sangat laku di pasaran,karna Sriwijaya air Menggunakan tarif rendah ALIAS Murah & sangat dijangkau,Murah & Efisien + Pelayanan yg baik
Sriwijaya Air adalah sebuah maskapai penerbangan di Indonesia. Sriwijaya Air didirikan oleh keluarga Lie (Hendry Lie dan Chandra Lie) dengan Johannes Bundjamin dan Andy Halim. Saat ini Sriwijaya Air adalah Maskapai Penerbangan terbesar ketiga di Indonesia,dan sejak tahun 2007 hingga saat ini tercatat sebagai salah satu Maskapai Penerbangan Nasional yang memiliki standar keamanan kategori 1 di Indonesia.[1]
Bersamaan dengan sebagian besar maskapai penerbangan Indonesia lainnya, Sriwijaya Air (termasuk anak perusahaan Sriwijaya Air, NAM Air) berada dalam daftar maskapai penerbangan yang dilarang di Uni Eropa karena alasan keamanan pada Desember 2014.
Seluruh armada Sriwijaya Air memiliki nama tersendiri yang terletak di bagian depan pesawat (nosename) dengan filosofi yang berbeda. Nama ini diambil dari nama tempat, burung, tanaman, ataupun petikan kata dari ayat di kitab suci. Sebagai contoh adalah "Rajawali", "Gaharu", "Kebersamaan", "Hawila", dan "Serumpun Sebalay".
Chandra menambahkan, kehadiran pesawat baru tersebut membuat total armada Sriwijaya Air Group mencapai 52 armada yang terdiri dari Boeing 737-900ER, B737-800NG, B737-300, dan B737-500.
Rencananya, Sriwijaya Air Group akan kembali menambah jumlah armada guna memenuhi kebutuhan jasa angkutan udara yang terus meningkat. Apabila tidak ada aral melintang, sedikitnya 27 pesawat akan diboyong mulai tahun depan.
“Untuk memperkuat rute penerbangan internasional Sriwijaya Air, termasuk ke Jeddah, kami akan mendatangkan 15 pesawat narrow body baru (pesawat berlorong tunggal) tipe B737-800 atau 900,” ujarnya.
Seperti diketahui, Sriwijaya Air telah membuka rute penerbangan internasional menuju 12 kota di Cina. Rencananya, maskapai akan menambah jumlah kota-kota di Cina sebagai tujuan penerbangan pada tahun depan.
Bahkan, lanjut Chandra, tidak menutup kemungkinan maskapai akan menggunakan pesawat berbadan besar untuk melayani penerbangan ke Cina, terutama kota-kota yang tidak bisa dicapai pesawat berlorong tunggal.
Tak hanya Sriwijaya Air, maskapai lain yang tergabung dalam Sriwijaya Air Group, NAM Air, juga akan mendatangkan 12 pesawat baru ATR 72-600 guna menangkap lebih banyak pangsa pasar penumpang di pelosok daerah.
Apabila tidak ada aral melintang, dua unit ATR akan datang pada Januari-Februari 2017. Lalu, empat pesawat akan didatangkan pada bulan-bulan berikutnya. Sementara enam pesawat sisanya harus menunggu kesiapan dari SDM.
Sekadar informasi, Sriwijaya Air Group merupakan kelompok maskapai dengan jumlah penumpang domestik terbesar ketiga di Indonesia. Sepanjang semester I/2016, maskapai itu berhasil mengangkut 4,95 juta penumpang dengan pangsa pasar 11,71 persen.
Pada saat yang sama, rute penerbangan Sriwijaya Air mencapai 60 destinasi yang terdiri dari rute domestik 43 destinasi dan rute internasional 17 destinasi. Sementara NAM Air memiliki 23 destinasi domestik dan satu destinasi internasional.
•3.LION AIR ✈
LION GRUP Menjadi Best AIRLINES Posisi 3,Perusahaan Ini Sangat Berkembang Pesat,Mulai dari jumlah Armada yg Sngt Banyak,Rute yg Luas. Salah satu Keistimewaan LION Air Adalah Harga Tiketnya Yang sangat Murah dibandingkan semua Maskapai yg ada di Indonesia.Pelayanannya pun Lumayan Baik,Kenapa Hanya 'Lumayan' ? Bukan tanpa sebab,..banyak kejadian Mulai dari Safety,Kecelakaan,Pelayan&Tingkat respon ke Penumpang itu kurang.banyak kasus seperti Perlakuan Pegawai AIRLINES baik di ground maupun office kurang enak di hati Penumpang,Apalagi sering mengalami delay.Akan Tetapi Semakin Kesini LION Air Berubah dengan baik untuk Pelayanan tersebut,Meskipun banyak yg kurang dari LION AIR!! Setiap Penerbangan Selalu Ramai,itu menandakan Masyarakat Hanya Memilih LION Air sebagai Maskapai yg Efisien,Effisien dalam Tarif salah satunya & Jumlah keberangkatan & rute yang banyak.
Lion Air saat ini mengoperasikan pesawat Boeing 737-900ER, Boeing 737-800NG, Boeing 747-400, dan pesawat Airbus A330-300. Untuk mengakomodasi tingginya permintaan transportasi udara, Lion Air memilih pesawat komersial dengan lorong tunggal yang sangat efisien untuk penerbangan domestik dan juga pesawat komersial dengan lorong ganda untuk penerbangan internasional yang mampu menampung banyak penumpang.
Lion Air pertama kali menerima Boeing 737-900ER pada April 2007, pesawat tiba dengan skema cat ganda khusus yang dikombinasikan lambang Lion Air pada vertical stabilizer dan design warna Boeing pada badan pesawat. Pesawat dengan penggunaan bahan bakar efisien ini mampu mengurangi emisi karbon hingga 4% sehingga kemungkinan membawa jejak karbon lebih kecil setiap kali Anda bepergian dengan B737-900ER tersebut. Pesawat perkasa ini bisa terbang sekitar 500 mil diatas laut, sampai dengan 3.200 nm (5,925km) dengan tank AUX. Lion Air merupakan pengguna pertama armada Boeing hybrid di Asia. Lion Air lalu mengambil 15 pengiriman B737-900ER lainnya pada Desember 2008 yang keseluruhan pesawat tersebut dikonfigurasikan pada kelas ekonomi dengan total 215 kursi masing-masing pesawatnya. Dan hingga saat ini Lion Air memiliki 71 unit pesawat Boeing 737-900ER.
Setelah merasakan efisiensi penggunaan bahan bakar pada jenis pesawat Boeing 737-900ER, Lion Air juga mencoba jenis pesawat Boeing 737-800NG yang mulai digunakan sejak tahun 2012. Pesawat Boeing 737-800NG milik Lion Air ini memiliki konfigurasi kelas tunggal dan mampu membawa penumpang sebanyak 189 orang. Hingga saat ini Lion Air memiliki 32 unit pesawat Boeing 737-800NG. Dengan penambahan terbaru dari Boeing 737-800NG pada armada Lion Air, hal tersebut memungkinkan maskapai menawarkan lebih banyak penerbangan non-stop dengan tarif terjangkau ke banyak tujuan.
Selain pesawat berbadan kecil, Lion Air juga memiliki pesawat Boeing 747-400 yang merupakan armada terbesar pertama yang dimiliki oleh Lion Air. Didatangkan pada tahun 2009, pesawat yang juga dikenal sebagai Jumbo Jet ini memiliki empat mesin dan dapat terbang pada kecepatan 0.85 mach atau 909 kilometer per jam dan mampu terbang dengan jarak maksimum 13.570 km sampai 15.000 km. Saat ini Lion Air memiliki 2 unit pesawat Boeing 747-400, dan pesawat ini dapat membawa 506 penumpang.
Armada pesawat berbadan besar terbaru milik Lion Air adalah pesawat Airbus A330-300. Pesawat berbadan besar ini menggunakan mesin Rolls-Royce Trent 700 dan dikonfigurasikan pada kelas tunggal yang dapat membawa penumpang sebanyak 440 orang. Didatangkan pada bulan November 2015, Lion Air memiliki 3 unit pesawat Airbus A330-300.
--------------------------x
Cukup Sekian Highlight yg singkat ini.

kalo garuda indonesia sih jangan ditanya. emg paling joss
ReplyDeletebelum pernah naik pesawat gan. bagus nih artikelnya untuk mengetahui maskapai penerbangan terbaik di Indonesia
ReplyDeletekapan bisa naek pesawat ya belumk pernah sma sekali :D
ReplyDeleteJadi pengen naik pesawat gan, Makasih gan, Nice info
ReplyDeletepramugari salah satu faktor jugaa 😂
ReplyDeletegaruda indoneis tetap terbaik ya menurutku
ReplyDeleteSusi air g masuk gan.
ReplyDeleteNice artikelnya gan
ReplyDeletePost a Comment